Daftar Kategori Blog

Kamis, 31 Januari 2019

Literasi Keluarga Hari ke 2 : My Big Animal Book

Judul : My Big Animal Book
Pengarang : Roger Pridgy
Penerbit : St Martins Press


Buku ini gambarnya besar, si kakak dan adik senang dengan satu buku ini. Disini mengenalkan soal hewan dari berbagai jenis. Si adik senang mendengar dan melihat hewan, mengikuti kata dan menirukan nama hewan yang ada di bukunya. 

Sejak kedatangan kami kembali ke Indonesia, kami memperhatikan keriangan kedua anak kami dalam berinteraksi dengan alam sekitar. Salah satu contoh nyatanya adalah saat melihat beberapa hewan yang tidak biasa kami lihat langsung saat tinggal di Auckland.

Selain itu, kakak memang pernah bilang, kalau saat di Indonesia dia ingin punya peliharaan (pet), yang pada umumnya di Auckland, teman-temannya punya anjing (puppy). Nah setelah berdiskusi dengan si Kakak, dia bisa punya peliharaan berupa ikan atau kura-kura kecil.

Saat di Magelang, kami pun pergi ke pasar ikan. Kakak Azka dan Adnan sangat gembira saat melihat secara langsung berbagai hewan yang ada disana. Akhirnya, kami pun membelikan mereka beberapa ikan dan kura-kura kecil.

Si adik mengikuti kata-kata si kakak saat menyebut kura-kura sebagai turtle dan ikan sebagai fish. Saat ini, Adnan menyebut kura-kura Tatei (turtle) dan is (fish). Beberapa nama hewan lainnya yang bisa Adnan sebutkan antara lain: wom (worm), hos (horse) seperti yang dia lihat di buku yang dibaca mereka.


Literasi Keluarga Hari Pertama : Things That Go Books

Judul Buku : Things That Go
Penerbit : DK

Train..train... tut...tut

Ya, kedua anak kami sewaktu kecil sama-sama suka dengan kereta api. Apabila melihat gambar kereta api di buku dan di televisi, serta mendengar suara tut..tut dari kereta, pasti keduanya bilang train... train.. tut..tut.

Apalagi saat ini, Adnan lagi seneng-senengnya dengan kereta api. Untuk melatih kemampuan berbahasanya, kami merangsang Adnan untuk melihat beberapa buku bertemakan kendaraan.

Ada beberapa buku cerita yang kami beli bertemakan kendaraan (vehicles). Setiap halaman didominasi gambar kendaraan dan 1 tulisan (nama kendaraan). Saat membacakan buku ini ke Adnan, kami buka halaman per halaman dengan menyebutkan nama kendaraannya, seperti: Car..... Boat...... Plane..... Tank.... dan tentunya Train.... train ... tut...tut.

Pada halaman bergambar kereta ini, Adnan paling kenceng dan seneng membacanya.

Buku ini gambarnya besar dan jenis kendaraannya banyak jadi si adnan bisa lebih banyak mengenal kata dan warnanya juga menarik buat anak. Si adnan betah bolak balik lihat buku ini.




Literasi Hari Ke 3 : Mengenal Keluarga

Buku : Mengenal Keluarga
Penulis : Suci Handayani
Penerbit : Saufa

Bulan Desember 2018 yang lalu, disaat sibuk dengan persiapan pulang ke Indonesia, kami masih selalu menyempatkan melakukan stimulasi keterampilan berbahasa anak bungsu kami, Adnan.

Mengenai kemampuan berbahasanya, sebenarnya saat itu, sudah ada beberapa panggilan keluarga yang bisa Adnan ucapkan, seperti kata: Mama, Aya (baca: Ayah), Tata (baca: Kakak).

Nah, jelang kepulangan ke Indonesia untuk pertama kalinya bagi Adnan bertemu dengan keluarga besar, kami terus menstimulasi Adnan untuk mendengar beberapa kata panggilan tambahan lainnya, seperti Nenek, Uti dan Kung untuk panggilan kepada orang tua kami.

Secara perlahan, kami terus mengajarkan ucapan Ne-nek, U-ti, dan Kung saat melakukan video call dengan mereka.

Alhamdulillah, hingga saat perjumpaan dengan keluarga di akhir bulan, Adnan mulai bisa memanggil eyangnya dengan panggilan Ne-ne, Ti dan Cung.

Kali ini buku yang dibacakan adalah soal keluarga agar mereka lebih paham melalui gambar siapa itu kung, uti, tante yang selama ini mereka hanya tahu keluarga adalah mami ayah adik dan kakak. Dengan ilustrasi buku ini mereka bisa menunjuk kalau tua berarti kung dan uti, kalau muda itu tante atau ayah dan ibu.

Buku ini didapat diberikan oleh uti waktu si kakak masih kecil dan disimpan rapi di lemari. Ternyata waktu dulu belum dibaca, sekarang jadi bacaan yang menarik.


Selasa, 18 Desember 2018

Gaya Belajar Hari 10 - Membuat Lego tanpa Instruksi

Hari ini si kakak bosan dan berkata apa yang bisa dia mainkan. Si kakak mengambil lego dan mulai merakit. Si kakak bertanya apa yang bisa dia buat. Si ayah berkata buat kereta api beserta stasiunnya. Si kakak mulai merakit stasuin dan kereta api seperti apa yang ada dipikirannya. Ada adiknya juga ikut main disebelahnya dan si ayah juga mendengarkan musik. Si kakak tetap fokus dengan membuat lego seperti apa yang dibayangkannya.

Terkadang si kakak meminta bantuan untuk melepas bagian lego dan bertanya apa yang kurang dari karangan yang dia buat. SI kakak juga terkadang berkata apa karangannya bagus atau ada yang kurang. Si kakak berimajinasi dan mengambarkan imajinasinya melalui lego. Si kakak meminta si adik untuk membuat kreasi lego tetapi si adik yang masih 1 ,5 tahun tidak tahu dan si kakak juga belum paham jika si adik belum bisa membuat lego.

Setelah beberapa lama jadilah jalur kereta api dan stasiun seperti yang dibayangannya. Dia berkata seperti kereta api mini yang kemarin dia datangi bersama.

Gaya belajar kakak kali ini Kinestetik - Belajar manipulasi dan praktek Visual - Belajar apa yg dia lihat

#harike10
#Tantangan10hari 
#GameLevel4 
#GayaBelajarAnak 
#kuliahBunSayIIP

Gaya Belajar Hari Ke 9 - Naik kereta api mini

Hari ini si kakak naik kereta api mini miniatur. Si kakak heran dengan kereta api steam mini yang bisa dinaikin beberapa orang dan berjalan menelusuri rel dan melewati terowongan. Si kakak mulai mengantri dan membeli tiket. Pada saat giliran si kakak, si kakak senang dengan kereta api mini dan mendengarkan arahan apa yang dikatakan oleh officer selama menaiki kereta api mini demi keselamatan bersama.

Pada saat terahir dan sudah mulai turun , si kakak mendekati masinis kereta pada saat mereka mengisi bahan bakar. SI kakak melihat dengan seksama dan terkadang menutup hidungnya karena bau yang menyengat pada saat mengisi bahan bakar. SI kakak juga melihat mesin kereta api secara seksama dari depan kebelakang dan melihat dari jauh si kereta api bekerja.

Ada suatu ketika si kereta api lambat jalannya dan si kakak berkata mungkin mesinnya mati atau perlu bahan bakar tambahan. Si kakak mulai menangkap apa yang dia lihat.

Gaya belajar kakak kali ini adalah Visual - Melihat instruksi dan mengamati

#harike9
#Tantangan10hari 
#GameLevel4 
#GayaBelajarAnak 
#kuliahBunSayIIP

Gaya Belajar Hari ke 8 - Berkunjung ke Museum

Hari ini berkunjung ke museum / kampung masa lalu. Kebetulan kali ini bisa live event jadi bisa belajar bagaimana membuat mentega secara manual dan mendengarkan musik di masa lalu juga mengetahui bagaimana memasak menggunakan arang. Si kakak awalnya senang melihat bangunan dan tidak sabar menunggu kegiatan dimulai. Tetapi terkadang juga agak takut karena memang bangunan lama yang gelap dan berbau.

Si kakak saya minta mendengarkan musik dan dia menikmati mendengarkan musik tetapi tidak selang berapa lama si kakak bosan karena tidak terlalu menyukai musik masa lalu dan instrumen. Si kakak menyukai musik yang ada lagu dan penyanyinya bukan instrumen. Setelah itu si kakak melihat bagaimana orang jaman dahulu memasak. Si kakak melihat orang memasak menggunakan arang dan memanggang kue. Tetapi tidak lama si kakak keluar karena bau asap. Setelah itu membuat mentega secara manual. Pertama kali si kakak senang dengan menuangkan cream ke toples tetapi setelah harus mengocok dengan lama, si kakak mulai bosan. Si kakak senang membaca instruksi dan mengikuti satu persatu instruksi .

Terahir si kakak bermain permainan jaman dahulu. SI kakak suka bermain kuda kudaan dan lari larian dan mulai mengalami kesusahan bermain engrang. Si kakak bertanya bagaimana bermain permainan jaman dahulu dan mulai bermain satu permainan ke permainan lainnya.

Gaya belajar si kakak kali ini adalah Visual - Mengikuti arahan dan Auditori - Mendengarkan arahan

#harike8
#Tantangan10hari 
#GameLevel4 
#GayaBelajarAnak 
#kuliahBunSayIIP

Gaya Belajar Hari ke 7 - Skatepark

Hari ini si kakak meminta untuk bermain skateboard di skatepark. Perjalanan 30 menit menuju kesana karena saya ingin cari skatepark yang agak luas dimana si kakak bisa bermain lebih puas. Si kakak mempersiapkan skateboardnya dan mulai bersiap siap. Sebenarnya si kakak masih pemula dalam skateboard dan mengikuti teman temannya yang terkadang bermain skateboard dan melihat orang dijalan yang menggunakan skateboard dijalan.

Sesampainya di skatepark dan memang agak ramai, si kakak mulai tidak pede karena dia belum bisa seperti kebanyakan orang disana. Si kakak awalnya hanya melihat dan mengamati apa yang dilakukan orang disana. Beberapa kali si kakak meminta ke playground dan di skatepark ini kebetulan tidak ada playground.

Saya meminta si kakak untuk mulai bermain skateboard sebisanya dan si kakak mulai duduk di skateboard dan meluncur dipinggiran skatepark perlahan. Kemudian meluncur dari atas kebawah sambil duduk. Pada saat saya meminta si kakak berdiri, si kakak agak ketakutan dan minta dipegangin tangannya. Bertahan 30 menit si kakak bermain skateboard dan berahir dengan lari larian di lapangan hijau.

Kali ini cara belajar si kakak visual - Melihat dan mengikuti dan Kinestetik - Belajar dengan gerakan

#harike7
#Tantangan10hari 
#GameLevel4 
#GayaBelajarAnak 
#kuliahBunSayIIP
 

HAPPY MOMMY STORIES Template by Ipietoon Cute Blog Design