Selama puluhan tahun menemani boneka ini selalu ada buat aq. ada pada saat aq butuh, sedih dan senang. mungkin sudah banyak air mata menetes di badan piko. kl piko hidup mungkin sudah memberikan aq pelukan. piko aq dapet dari hadiah dikasi budhe hasan jakarta krn hadiah pada saat beli barang di supermarket waktu aq kelas 3 SD. temen seumuran juga ada yang punya boneka kyk gn. tapi sejak itu dia selalu menemani. berjasa dalam menjadi teman curhat. daripada curhat sama orang tua dan keluarga yang tidak memberikan ketenangan jiwa lebih baik dengan boneka yang hanya diam dan bicara sesuka hati kita. Alhamdulillah saya punya piko yang menemani. walo piko sering disakiti dan sering dilempar2 kl ada anggota keluarga yang marah sama saya tapi saya bahagia sampai saya menikahpun piko selalu menemani. kl saya bisa berucap terima kasih banyak piko. selama ini menjadi teman curhat saya dan menemani saya dikala sedih. piko sudah pernah umroh, ikut ke singapore dan kemanapun saya pergi. kl keluar kota ajak piko. bahkan waktu kuliah saya tarruh di mobil dan saya ikat pakai sabuk pengaman. saya ajak bicara. piko juga penggembira soalnya saya bisa menyuarakan dan membuat ponakan saya tertawa karenanya. terima kasih piko..
Rabu, 21 Januari 2015
Terima Kasih Piko...My Lovely Bear..
Label:
Cerita Mama
Orang Tua Melindungi Psikologis Anaknya
Selama hampir 25 tahun terus2an mengalami psikolgis yang tidak tentu. kadang kl sedih cm bisa dipendam saja. kl dilampiaskan di orang tua terutama ibu jawabannya harus introspeksi, harus sadar diri, harus terima kenyataan yang malah membuat stress dan tertekan. tidak ada pelukan, bahasa yang halus saat mengalami sedih atau bermasalah dengan orang lain. harus bisa menyelesaikan masalahnya sendiri. tak ada dampingan dan bimbingan dari orang tua. orang tua menganggap sudah dewasa dan sudah HARUS BISA menyelesaikan masalah sendiri dan kl sedih gak usah terlalu disesali. TAPI....kl orang tua sedih sebisa mungkin anak memberikan kata2 yang positif, menolong dan menjadi teman baik. disatu sisi gak adil sekali. tapi ya namanya hidup memang harus dijalani. kl bahagia tidak boleh dilampiaskan dan dibagi dengan keluarga. sudah didiamkan saja dan tidak ada penghargaan jika meraih sesuatu krn tidak ingin anggota keluarga lain sedih dan marah karena pencapaian kita. sedih gak boleh sharing, bahagia juga gak boleh diceritakan. kl marah juga gak boleh dilampiaskan.ya..tampak seperti orang hebat yang gak butuh orang lain. merasa jika masalah yang mereka hadapi lebih berat dan jika bermasalah dengan saya merekalah yang lebih merasa tersakiti. ya...hidup memang terus berjalan. bersyukur bisa sekolah sampai S2, bisa sehat, makan dan minum dan dibesarkan diberi tempat tinggal walaupun hati ini rasanya hampa. agama pun juga mencari jalan sendiri. kalau galau mencari cara sendiri. walau kita benar harus mengalah dan merelakan barang2 untuk dilempar2 dengan anggota keluarga yang lain dan kalau rusak tidak bilang maaf dan orang tua hanya memberi uang pengganti. Terima kasih dan Maaf, 2 kata yang hampir tidak pernah terucap di keluarga. Harus mengalah, harus diam dan harus bisa diandalkan. kadang juga harus sabar jika disalahkan. rasanya kl lagi sedih itu perut dan dada rasanya sakit sampai air mata turun dengan derasnya dan ahirnya bukan kata kata manis yang terucap, hanya himbauan dan ahirnya terdiam dibelakang pintu. hanya boneka dan Allah tempat curhat selama ini. Alhamdulillah masih dalam jalan yang benar.
Setelah berkeluarga dan hidup dengan orang lain yang selama 25 tahun ini hidup dengan keluarga. Baru merasakan bahwa selama 25 tahun ini saya begitu kaku dan tidak eksresif. bahkan untuk bilang sayang saja susahnya masa ampun. Merasakan hangatnya cinta keluarga dari suami dan mertua yang selalu mendukung dan memberikan siraman cinta di hati yang kosong selama ini dan berusaha menjadi orang yang ekspresif. belajar mengenai psikologis orang dimana orang itu perlu untuk diberikan kata2 positif dan kasih sayang bukan hanya diberi materi semata. Sewaktu hamil, sering membaca artikel tentang apa yang kita rasakan dan pikirkan waktu hamil akan mempengaruhi janin. jika kita sedih, janin juga begitu sebaliknya. bagaimana suami menjaga psikologis agar selalu bahagia dan tidak memikirkan juga tidak adanya bentakan atau kata2 kasar yang menyakitkan. Suatu ketika terjadi anggota keluarga memberikan kata2 kasar dan membentak di kehamilan saya yang besar yang membuat sedih dan menangis. ahirnya suami membawa saya pulang dan mencari kebahagiaan lain. tapi, apa yang dilakukan orang tua dan anggota keluarga lainnya kepada saya disaat saya hamil besar?? tidak ada. mereka hanya diam. melerai pun tidak. mereka sudah nyaman dengan saya yang bisa menyelesaikan masalah sendiri. saya dianggap wanita hebat padahal saya rapuh dan suami tidak mau janin bakal ikutan rapuh. kata maaf pun tidak terucap.
Saat anak besar dan bisa mendengar dan mengerti berkata2 di usia 1,5 tahun keatas suami menegaskan kembali bahwa tidak boleh anak mendengar kata2 kasar atau bentakan walaupun dia tidak dibentak dan dia hanya mendengar krna akan berpengaruh pada psikologis anak nantinya di golden age mereka. orang tua merasa anak saya adalah saya dan anak tidak mengerti apa - apa sehingga jika ada suara bentakan dibiarkan saja. suasana rumah saat saya kecil dan sekarang sama sekali tidak berubah. saya, sebagai orang tua berusaha melindungi anak agar tidak memililiki jiwa seperti saya. saya merasa bersalah sekali saat meningalkan anak untuk kerja. saya ingin anak saya tidak hampa hatinya dan merasa bahagia setiap saat. untuk 1x kejadian anak dengar suara keras dirumah, saya biarkan 2x juga saya cuma bilang jangan begitu ke keluarga dan ternyata terjadi kembali mendengar suara bentakan dan saya biarkan. orang tua cm bilang kl saya harus mengerti kl angota keluarga lain itu memang begitu dan jangan pisahkan uti sama cucunya. disisi lain kasian utinya krna tidak ada pelampiasan jika bermasalah dengan anggota keluarga lainnya dan hanya cucunya yang membuat bahagia, disisi lain anak yang jadi korbanyya. hingga suatu saat anak saya takut dan terdiam saat mendengar suara keras dan saat itu pula jiwa saya sebagai seorang ibu akan melindungi anaknya.
Saya tidak mau anak saya mengalami kehampaan hati seperti yang saya alami. saya tidak mau anak saya jadi korban. mereka harus berubah dan menghargai saya sebagai orangtua anak saya. kl ingin tetap bermain dengan anak saya jangan sekali2 mendengarkan suara keras dan membentak. jika tidak saya tidak ijinkan untuk bertemu anak. kejam memang, tapi ini yang bisa saya lakukan untuk membuat mereka sadar tentang kesalahan yang bertahun2 mereka lakukan dan tidak ada penyelesaian. jangan sampai anak saya menjadi korbannya. Sampai kapanpun jika mereka tidak berubah, saya tidak akan ijinkan anak saya lama2 dengan mereka walaupun anak saya sangat senang jika dekat mereka dan akan menangis jika ditinggal atau dipisahkan. utinya juga menangis krn dipisahkan, akungnya juga. tapi inilah saya. suami saya bilang saya ibunya, saya berhak atas anak saya dan saya BERKEWAJIBAN melindungi psikologis anak saya. ikuti aturan saya dan hargai saya.
Sekian..semoga azka tau kl mama ngelakuin ini krn sayang sm km..
Setelah berkeluarga dan hidup dengan orang lain yang selama 25 tahun ini hidup dengan keluarga. Baru merasakan bahwa selama 25 tahun ini saya begitu kaku dan tidak eksresif. bahkan untuk bilang sayang saja susahnya masa ampun. Merasakan hangatnya cinta keluarga dari suami dan mertua yang selalu mendukung dan memberikan siraman cinta di hati yang kosong selama ini dan berusaha menjadi orang yang ekspresif. belajar mengenai psikologis orang dimana orang itu perlu untuk diberikan kata2 positif dan kasih sayang bukan hanya diberi materi semata. Sewaktu hamil, sering membaca artikel tentang apa yang kita rasakan dan pikirkan waktu hamil akan mempengaruhi janin. jika kita sedih, janin juga begitu sebaliknya. bagaimana suami menjaga psikologis agar selalu bahagia dan tidak memikirkan juga tidak adanya bentakan atau kata2 kasar yang menyakitkan. Suatu ketika terjadi anggota keluarga memberikan kata2 kasar dan membentak di kehamilan saya yang besar yang membuat sedih dan menangis. ahirnya suami membawa saya pulang dan mencari kebahagiaan lain. tapi, apa yang dilakukan orang tua dan anggota keluarga lainnya kepada saya disaat saya hamil besar?? tidak ada. mereka hanya diam. melerai pun tidak. mereka sudah nyaman dengan saya yang bisa menyelesaikan masalah sendiri. saya dianggap wanita hebat padahal saya rapuh dan suami tidak mau janin bakal ikutan rapuh. kata maaf pun tidak terucap.
Saat anak besar dan bisa mendengar dan mengerti berkata2 di usia 1,5 tahun keatas suami menegaskan kembali bahwa tidak boleh anak mendengar kata2 kasar atau bentakan walaupun dia tidak dibentak dan dia hanya mendengar krna akan berpengaruh pada psikologis anak nantinya di golden age mereka. orang tua merasa anak saya adalah saya dan anak tidak mengerti apa - apa sehingga jika ada suara bentakan dibiarkan saja. suasana rumah saat saya kecil dan sekarang sama sekali tidak berubah. saya, sebagai orang tua berusaha melindungi anak agar tidak memililiki jiwa seperti saya. saya merasa bersalah sekali saat meningalkan anak untuk kerja. saya ingin anak saya tidak hampa hatinya dan merasa bahagia setiap saat. untuk 1x kejadian anak dengar suara keras dirumah, saya biarkan 2x juga saya cuma bilang jangan begitu ke keluarga dan ternyata terjadi kembali mendengar suara bentakan dan saya biarkan. orang tua cm bilang kl saya harus mengerti kl angota keluarga lain itu memang begitu dan jangan pisahkan uti sama cucunya. disisi lain kasian utinya krna tidak ada pelampiasan jika bermasalah dengan anggota keluarga lainnya dan hanya cucunya yang membuat bahagia, disisi lain anak yang jadi korbanyya. hingga suatu saat anak saya takut dan terdiam saat mendengar suara keras dan saat itu pula jiwa saya sebagai seorang ibu akan melindungi anaknya.
Saya tidak mau anak saya mengalami kehampaan hati seperti yang saya alami. saya tidak mau anak saya jadi korban. mereka harus berubah dan menghargai saya sebagai orangtua anak saya. kl ingin tetap bermain dengan anak saya jangan sekali2 mendengarkan suara keras dan membentak. jika tidak saya tidak ijinkan untuk bertemu anak. kejam memang, tapi ini yang bisa saya lakukan untuk membuat mereka sadar tentang kesalahan yang bertahun2 mereka lakukan dan tidak ada penyelesaian. jangan sampai anak saya menjadi korbannya. Sampai kapanpun jika mereka tidak berubah, saya tidak akan ijinkan anak saya lama2 dengan mereka walaupun anak saya sangat senang jika dekat mereka dan akan menangis jika ditinggal atau dipisahkan. utinya juga menangis krn dipisahkan, akungnya juga. tapi inilah saya. suami saya bilang saya ibunya, saya berhak atas anak saya dan saya BERKEWAJIBAN melindungi psikologis anak saya. ikuti aturan saya dan hargai saya.
Sekian..semoga azka tau kl mama ngelakuin ini krn sayang sm km..
Label:
Cerita Mama
Selasa, 13 Januari 2015
Bapak - Bapak Menggendong Anaknya
Seneng banget liat bapak yang nggendong anaknya. bisa sedikit meringankan beban istrinya. terutama yang bisa bantu tugas rumah tangga. juaraaangggg sekali yang bisa. ada beberapa foto dimana bapak gendong anaknya
Dan ini juaranya...bapak satu ini profesinya polisi. tapi kl ngerawat anak nomer 1 deh. kerjain tugas rumahtangga juga kyk nyapu, ngepel, bersiin kamar mandi, nyuci baju plus urus anak gendong, nyuapin, nina boboin. wah pokoknya juara dehh...
Dan ini juaranya...bapak satu ini profesinya polisi. tapi kl ngerawat anak nomer 1 deh. kerjain tugas rumahtangga juga kyk nyapu, ngepel, bersiin kamar mandi, nyuci baju plus urus anak gendong, nyuapin, nina boboin. wah pokoknya juara dehh...
Label:
Cerita Mama
Anak 2 tahun Afham berani Flying Fox sendirian
Nah ini yang keren..flying fox sendirian dan umurnya baru 2 tahun. sampe heran2 dan gak pake nangis jerit2. padahal azka aja beraninya tandem gak berani sendirian. mgkn lain kali harus diajak pelan2 sendirian. heee
Kl ini azka sama mama tandem..heee
Kl ini azka sama mama tandem..heee
Label:
Cerita Mama
Kamis, 08 Januari 2015
Pentingnya Administrasi ( Tanda Terima )
Terkadang kita menyepelekan buat apa sih tanda terima? percaya aja udah..ribet banget harus buat tanda terima. tapi justru hal ini yang penting dan bisa menyelamatkan dari kejadian yang tidak diinginkan. Masih inget yang anak membawa ibunya ke pengadilan krn masalah rumah yang ibunya bilang sudah dibayar dan akta sudah diterima tapi gak ada tanda terimanya jadi berperkara? walo dengan anak sendiri. kalo di perusahaan sudah wajar adanya tanda terima untuk setiap dokumen. tapi tidak diterapkan di kehidupan sehari - hari.
Kadang dengan teman sendiri mau nitip apa udah nitip aja. kl barangnya jelas sih gpp kl gak jelas trus isinya narkoba gmana. repot juga kan jadinya. kl dititipin barang berharga juga mestinya ada tanda terimanya juga biar gak dikira ngerampok atau hasil curian. kadang buat apa sih kyk gak percaya aja. tapi di jaman sekarang kita perlu lebih berhati2 walau dengan teman dekat bahkan saudara sendiri. Saktinya tanda terima bisa menyelamatkan kita jika terjadi hal - hal yang tidak diinginkan karena itu barang titipan dan bukan barang pribadi yang merupakan tanggung jawab kita.
Di kantor, lagi seneng salah menyalahkan terutama masalah berkas. ada yang bilang dibawa si A, si B atau lama dipakai di si C dan gak balik. dengan adanya tanda terima udah gak ada salah menyalahkan lagi. walaupun di internal kantor, antar teman sendiri juga wajib adanya tanda terima. Waktu menagih ke pemberi kerja perlu sekali tanda terima agar tidak terjadi kesalahpahaman siapa yang telat dan siapa yang mengulur waktu penyelesaian.
So...sudah waktunya tanda terima menjadi bagian dari kehidupan sehari2...
Kadang dengan teman sendiri mau nitip apa udah nitip aja. kl barangnya jelas sih gpp kl gak jelas trus isinya narkoba gmana. repot juga kan jadinya. kl dititipin barang berharga juga mestinya ada tanda terimanya juga biar gak dikira ngerampok atau hasil curian. kadang buat apa sih kyk gak percaya aja. tapi di jaman sekarang kita perlu lebih berhati2 walau dengan teman dekat bahkan saudara sendiri. Saktinya tanda terima bisa menyelamatkan kita jika terjadi hal - hal yang tidak diinginkan karena itu barang titipan dan bukan barang pribadi yang merupakan tanggung jawab kita.
Di kantor, lagi seneng salah menyalahkan terutama masalah berkas. ada yang bilang dibawa si A, si B atau lama dipakai di si C dan gak balik. dengan adanya tanda terima udah gak ada salah menyalahkan lagi. walaupun di internal kantor, antar teman sendiri juga wajib adanya tanda terima. Waktu menagih ke pemberi kerja perlu sekali tanda terima agar tidak terjadi kesalahpahaman siapa yang telat dan siapa yang mengulur waktu penyelesaian.
So...sudah waktunya tanda terima menjadi bagian dari kehidupan sehari2...
Label:
Cerita Mama
Kamis, 18 Desember 2014
Medical Check Up Visa ke New Zealand di Surabaya
Satu persatu syarat2 pengurusan visa disiapkan. nah selesai SKCK sekarang urus medical check up. di Surabaya cuma ada 1 rumah sakit aja yang kerjasama sama kedutaan new zealand untuk medical check up sama xray. di RS Premier. orang2 biasanya kenal sama RS internasional. sering ganti2 nama mulai rs internasional, rs hjos sampe skg rs premier.
sumber : http://www.immigration.govt.nz/migrant/stream/work/skilledmigrant/LinkAdministration/ToolboxLinks/paneldoctors.htm?level=1
RS PREMIER SURABAYA LANTAI 2 ( MEDICAL CHECK UP VISA )
Jl. Nginden Intan Barat Blok B Surabaya 60118
Tlp : 031-5993211
Medical check up dan xray merupakan syarat untuk pengurusan visa tinggal lebih dari 1 tahun. jadinya gak rame2 juga dan harus janjian dulu sebelumnya. nyaman dan pelayanannya bagus. susternya baik dan dokternya juga ramah. Pertama dateng ditanya mau kemana dan disuruh isi form yang sesuai sama formnya kedutaan INZ 1007 General Medical Sertificate yang ditandatangani sama dokternya jadi gak perlu bawa formulir dari rumah. saya urus punya saya dan anak saya (2y). persyaratannya :
saya :
1. Foto 4x6 4 lembar
2. Fotocopy pasport bagian depan yang keliatan fotonya dan nomer pasportnya
3. Pasport Asli
Anak saya :
1. Foto 4x6 1 lembar
2. Fotocopy pasport bagian depan yang keliatan fotonya dan nomer pasportnya
3. Pasport Asli
Saya urus mulai dari jam setengah 11 sampe jam 12 keluar dari rumah sakit. cepet juga. setelah isi formulir dan kasi kelengkapan data trus ambil urine. bis ambil urine ambil darah. lumayan banyak juga dan jarumnya kecil rasanya sampe siang masih sakit. setelah itu baru nunggu dokternya dateng. dokternya namanya luiz lumanau dokter senior. ditanya masalah apa pernah sakit atau dirawat di rs trus tanda tangan form didepan dokternya. pengisian form juga mengenai riwayat keluarga. trus diperiksa mata, mulut, telinga sama kyk kl periksa dokter biasa. trus tes mata apa pake kacamata apa nggak. sama kyk di dokter mata. setelah selesai disana langsung ke bagian xray dilantai 1.disana antrinya gak lama suruh ganti baju dulu trus foto xray dan langsung deh bayar ke kasir. Lumayan juga biayanya hampir 1,7 juta
Kl anak saya dateng 1 hari setelah saya. pertama isi formulir dulu sama kyk saya. trus gak pake urine sama tes darah cm cek fisik ke dokter aja jadi dateng langsung ketemu dokternya. enaknya kl dateng sekalian sama anaknya. aq pikir aq nya lama jadi diselang sehari. trus langsung deh bayar di kasir biayanya 275ribu buat anak balita.
1 hari setelahnya hasil bisa diambil tapi di segel jadi qt gak bisa liat. cm dikasi copian hasil lab aja. foto xraynya gak dikasih. kl anakku gak dikasi apa2 soalnya cm cek kesehatan aja.
Ini punya saya
Ini punya anak saya
sumber : http://www.immigration.govt.nz/migrant/stream/work/skilledmigrant/LinkAdministration/ToolboxLinks/paneldoctors.htm?level=1
RS PREMIER SURABAYA LANTAI 2 ( MEDICAL CHECK UP VISA )
Jl. Nginden Intan Barat Blok B Surabaya 60118
Tlp : 031-5993211
Medical check up dan xray merupakan syarat untuk pengurusan visa tinggal lebih dari 1 tahun. jadinya gak rame2 juga dan harus janjian dulu sebelumnya. nyaman dan pelayanannya bagus. susternya baik dan dokternya juga ramah. Pertama dateng ditanya mau kemana dan disuruh isi form yang sesuai sama formnya kedutaan INZ 1007 General Medical Sertificate yang ditandatangani sama dokternya jadi gak perlu bawa formulir dari rumah. saya urus punya saya dan anak saya (2y). persyaratannya :
saya :
1. Foto 4x6 4 lembar
2. Fotocopy pasport bagian depan yang keliatan fotonya dan nomer pasportnya
3. Pasport Asli
Anak saya :
1. Foto 4x6 1 lembar
2. Fotocopy pasport bagian depan yang keliatan fotonya dan nomer pasportnya
3. Pasport Asli
Saya urus mulai dari jam setengah 11 sampe jam 12 keluar dari rumah sakit. cepet juga. setelah isi formulir dan kasi kelengkapan data trus ambil urine. bis ambil urine ambil darah. lumayan banyak juga dan jarumnya kecil rasanya sampe siang masih sakit. setelah itu baru nunggu dokternya dateng. dokternya namanya luiz lumanau dokter senior. ditanya masalah apa pernah sakit atau dirawat di rs trus tanda tangan form didepan dokternya. pengisian form juga mengenai riwayat keluarga. trus diperiksa mata, mulut, telinga sama kyk kl periksa dokter biasa. trus tes mata apa pake kacamata apa nggak. sama kyk di dokter mata. setelah selesai disana langsung ke bagian xray dilantai 1.disana antrinya gak lama suruh ganti baju dulu trus foto xray dan langsung deh bayar ke kasir. Lumayan juga biayanya hampir 1,7 juta
Kl anak saya dateng 1 hari setelah saya. pertama isi formulir dulu sama kyk saya. trus gak pake urine sama tes darah cm cek fisik ke dokter aja jadi dateng langsung ketemu dokternya. enaknya kl dateng sekalian sama anaknya. aq pikir aq nya lama jadi diselang sehari. trus langsung deh bayar di kasir biayanya 275ribu buat anak balita.
1 hari setelahnya hasil bisa diambil tapi di segel jadi qt gak bisa liat. cm dikasi copian hasil lab aja. foto xraynya gak dikasih. kl anakku gak dikasi apa2 soalnya cm cek kesehatan aja.
Ini punya saya
Ini punya anak saya
Label:
Cerita Mama
Senin, 08 Desember 2014
Azka 25 - 26 bulan
Azka sudah besar. tapi masih mimik mama dan belum disapih. beratnya masih tetep 12,1 kilo gak berubah. makannya tapi sudah bisa makan sendiri walo belum mau makan lauk selain telur. kl mau ikan, daging sama ayam diolah dulu jadi nugget atau bakso. senengnya lari2. udah jarang main mobil2an, senengnya main puzzle dari kayu trus main masuk2in sesuai bentuknya. selain itu juga baca buku hallo balita yang gambarnya besar dan bagus. setiap mau bobo dibacain buku dulu baru mau bobo.
kosakatanya sudah banyak sudah bisa bilang 2 kata kyk mau makan, ada kucing dll. sekarang campur bahasa indonesia sama jawa. heee kl bilang mana jadi ndi.lucu banget udah bisa diajak ngmg dan dinasehati. walo kadang kl nangis sampe kejer. apalagi sempet aq masukin ke kamar soalnya gak mau bersihkan makanan yang dia buang. hee...maap ya kak tapi tetep nempel lagi ke mamanya. senengannya liat tv hewan2. dan seneng ngikutin omongan orang jadi kl kita ngmg apa dia ikutin.
krn udah besar jadi temannya banyak dan apa yang temnnya lakuin diikutin jadi seneng lari2, teriak2. kadang juga bertengkar sama bisma sebelah rumah pada jambak2an, tarik2an tp kl gak ada dicari. memang masanya gitu. udah dibiasakan sebelum bobo cuci tangan dulu. kl ketawa juga sambil tutup mulut. hueheheh krn ajaran sapa tuh...
seneng juga kl difoto.kl mau difoto udah bergaya dulu. eksis dehh..udah bisa pilih baju juga kl gak suka gak mau dipake. skg senengnya sama thomas train sama robot2an. udah nggemesin banget walo kl mau pipis blm bilang langsung aja cuurrr..sempet dibelikan potty training juga belum bisa. mgkn nanti ya pelan2.
kosakatanya sudah banyak sudah bisa bilang 2 kata kyk mau makan, ada kucing dll. sekarang campur bahasa indonesia sama jawa. heee kl bilang mana jadi ndi.lucu banget udah bisa diajak ngmg dan dinasehati. walo kadang kl nangis sampe kejer. apalagi sempet aq masukin ke kamar soalnya gak mau bersihkan makanan yang dia buang. hee...maap ya kak tapi tetep nempel lagi ke mamanya. senengannya liat tv hewan2. dan seneng ngikutin omongan orang jadi kl kita ngmg apa dia ikutin.
krn udah besar jadi temannya banyak dan apa yang temnnya lakuin diikutin jadi seneng lari2, teriak2. kadang juga bertengkar sama bisma sebelah rumah pada jambak2an, tarik2an tp kl gak ada dicari. memang masanya gitu. udah dibiasakan sebelum bobo cuci tangan dulu. kl ketawa juga sambil tutup mulut. hueheheh krn ajaran sapa tuh...
seneng juga kl difoto.kl mau difoto udah bergaya dulu. eksis dehh..udah bisa pilih baju juga kl gak suka gak mau dipake. skg senengnya sama thomas train sama robot2an. udah nggemesin banget walo kl mau pipis blm bilang langsung aja cuurrr..sempet dibelikan potty training juga belum bisa. mgkn nanti ya pelan2.
Label:
Cerita Azka
Langganan:
Postingan (Atom)


















