Judul : Dinosaur Model and Storybook
Penerbit : Igloo Books
Si kakak menyenangi dinosaurus sebelum dia bisa membaca, si kakak sering memainkan peran seakan2 ada dinosaurus yang menyerang dia dan dia berlari menyelamatkan diri. Terkadang juga si kakak yang menjadi dinosaurus yang menyerang mangsanya.
Kali ini si kakak belajar soal dinosaurus. DI buku ini dijelaskan berbagai macam dinosaurus dan detail makan dan tingginya. Buku ini memang agak banyak tulisannya jadi saya merangkum dan menjelaskan ke kakak. Ada dinosaurus yang tinggi, pendek, besar dan kecil.
Si kakak bertanya apa ada dinosaurus yang hidup sekarang dan saya menjawab komodo adalah dinosaurus kecil dan si kakak menunjuk salah satu jenis dinosaurus yang paling pendek yang ada di buku.
Buku ini menarik karena si kakak bisa mengetahui dinosaurus yang paling tinggi dari beberapa dinosaurus lainnya. Walau bentuknya hampir sama tetapi tinggi dan jenis makanannya juga berbeda.
Jumat, 01 Februari 2019
Literasi Hari ke 7 : Dinosaur Model and Storybook
Label:
Cerita Mama
Literasi Hari 6 : Staying Safe Around Fire
Judul : A kids guide to staying safe around fire
Penerbit : Power Kids Press
Si kakak senang sekali bermain peran sebagai pemadam kebakaran dan menaiki truck pemadam kebakaran. Dia melihat pemadam kebakaran sebagai pahlawan menyelamatkan nyawa seseorang saat terancam bahaya api. Kali ini saya membacakan cerita ini untuk memberikan informasi si kakak pentingnya menjauh dari api.
Buku ini menceritakan tentang sumber yang bisa memicu api dan mengapa setiap sumber itu berbahaya walau kecil. Si kakak bertanya kalau api berbahaya mengapa digunakan dan saya menerangkan bahwa penggunaannya harus tepat dan harus aman. Oleh karena itu kita harus tau apa yang harus dilakukan dengan sumber api.
Disini juga diceritakan bagaimana jika melihat ada api. Kita merangkak dan pergi menjauh dari sumber api ketempat aman. Jadi si kakak menirukan gerakan merangkak seakan2 ada api dan pergi menjauh dengan teriak api.
Kali ini si kakak belajar soal pentingnya api dan bahayanya kalau tidak berhati hati.
Penerbit : Power Kids Press
Si kakak senang sekali bermain peran sebagai pemadam kebakaran dan menaiki truck pemadam kebakaran. Dia melihat pemadam kebakaran sebagai pahlawan menyelamatkan nyawa seseorang saat terancam bahaya api. Kali ini saya membacakan cerita ini untuk memberikan informasi si kakak pentingnya menjauh dari api.
Buku ini menceritakan tentang sumber yang bisa memicu api dan mengapa setiap sumber itu berbahaya walau kecil. Si kakak bertanya kalau api berbahaya mengapa digunakan dan saya menerangkan bahwa penggunaannya harus tepat dan harus aman. Oleh karena itu kita harus tau apa yang harus dilakukan dengan sumber api.
Disini juga diceritakan bagaimana jika melihat ada api. Kita merangkak dan pergi menjauh dari sumber api ketempat aman. Jadi si kakak menirukan gerakan merangkak seakan2 ada api dan pergi menjauh dengan teriak api.
Kali ini si kakak belajar soal pentingnya api dan bahayanya kalau tidak berhati hati.
Label:
Cerita Mama
Literasi Hari ke 5 : Beep Beep Book
Judul : Beep Beep A Steering Wheel Book
Penerbit : Hinker Books
Buku ini bercerita soal Kerjasama antara beberapa teman untuk membangun rumah. Ada yang membawa truk pasir dan truk perlengkapan. Buku ini bagus untuk kakak dan adik. Untuk kakak karena ada cerita runtutan bagaimana cara membangun rumah dan pentingnya kerjasama untuk membangun sesuatu juga komunikasi. Untuk si adik bisa melihat banyak warna dan bermain dengan bel yang ada di buku sehingga menirukan suara truck yang ada di buku.
Si kakak menyimak dengan seksama dan mengajarkan pentingnya kerjasama. Saya bertanya bagaimana kalau satu rumah dikerjakan sendiri dan si kakak bilang mungkin tidak jadi rumah hanya jadi atap saja karena dia melihat si bebek yang hanya membawa atap dan si kucing yang membawa jendela. Si kakak juga tertarik dengan fungsi truck yang beraneka ragam tidak hanya membawa material tapi juga ada truck crane dan buldozer.
Karena bentuk bukunya seperti setir, si adik antusias memainkan peran seakan2 sedang menyetir dan menirukan suara bel dan memencet bel di bukunya. Buku ini mantap bagus untuk menjembatani bacaan untuk dua anak si kakak dan adik.
Penerbit : Hinker Books
Buku ini bercerita soal Kerjasama antara beberapa teman untuk membangun rumah. Ada yang membawa truk pasir dan truk perlengkapan. Buku ini bagus untuk kakak dan adik. Untuk kakak karena ada cerita runtutan bagaimana cara membangun rumah dan pentingnya kerjasama untuk membangun sesuatu juga komunikasi. Untuk si adik bisa melihat banyak warna dan bermain dengan bel yang ada di buku sehingga menirukan suara truck yang ada di buku.
Si kakak menyimak dengan seksama dan mengajarkan pentingnya kerjasama. Saya bertanya bagaimana kalau satu rumah dikerjakan sendiri dan si kakak bilang mungkin tidak jadi rumah hanya jadi atap saja karena dia melihat si bebek yang hanya membawa atap dan si kucing yang membawa jendela. Si kakak juga tertarik dengan fungsi truck yang beraneka ragam tidak hanya membawa material tapi juga ada truck crane dan buldozer.
Karena bentuk bukunya seperti setir, si adik antusias memainkan peran seakan2 sedang menyetir dan menirukan suara bel dan memencet bel di bukunya. Buku ini mantap bagus untuk menjembatani bacaan untuk dua anak si kakak dan adik.
Label:
Cerita Mama
Literasi Hari ke 4 : Kereta Apiku Super Seru
Judul Buku : Kereta Api Super Seru
Penerbit : Shira Media
Kakak dan adik sama sama menyukai buku tentang transportasi. Kali ini membaca soal kereta api. DIbuku ini dijelaskan semua soal jenis kereta api dan dimana lokasi setiap kereta api yang disebutkan. Si kakak antusias mendengarkan cerita dan informasi seputar jenis kereta api. Si adik menirukan suara kereta api tut tut setiap melihat gambar kereta api.
Kakak senang dengan kereta cepat dan bertanya lebih jauh bagaimana rasanya naik di kereta cepat. Saya menjelaskan bahwa kecepatanya sangat tinggi dan dia membayangkan seperti naik superman. Haa..namanya juga anak biarkan imajinasinya.
Saya jelaskan tidak semua jenis kereta ini ada di Indonesia atau di New zealand. Ada beberapa kereta yang hanya ada di negara tertentu. Saya kembali bertanya ke kakak mengapa dan jawaban kakak simple dia berkata karena jalur keretanya tidak cukup kalau semua jenis ada di satu negara.
Saya mengulang buku cerita ini 2x karena ketertarikan si kakak soal transportasi satu ini.
Penerbit : Shira Media
Kakak dan adik sama sama menyukai buku tentang transportasi. Kali ini membaca soal kereta api. DIbuku ini dijelaskan semua soal jenis kereta api dan dimana lokasi setiap kereta api yang disebutkan. Si kakak antusias mendengarkan cerita dan informasi seputar jenis kereta api. Si adik menirukan suara kereta api tut tut setiap melihat gambar kereta api.
Kakak senang dengan kereta cepat dan bertanya lebih jauh bagaimana rasanya naik di kereta cepat. Saya menjelaskan bahwa kecepatanya sangat tinggi dan dia membayangkan seperti naik superman. Haa..namanya juga anak biarkan imajinasinya.
Saya jelaskan tidak semua jenis kereta ini ada di Indonesia atau di New zealand. Ada beberapa kereta yang hanya ada di negara tertentu. Saya kembali bertanya ke kakak mengapa dan jawaban kakak simple dia berkata karena jalur keretanya tidak cukup kalau semua jenis ada di satu negara.
Saya mengulang buku cerita ini 2x karena ketertarikan si kakak soal transportasi satu ini.
Label:
Cerita Mama
Kamis, 31 Januari 2019
Literasi Keluarga Hari ke 2 : My Big Animal Book
Judul : My Big Animal Book
Pengarang : Roger Pridgy
Penerbit : St Martins Press
Buku ini gambarnya besar, si kakak dan adik senang dengan satu buku ini. Disini mengenalkan soal hewan dari berbagai jenis. Si adik senang mendengar dan melihat hewan, mengikuti kata dan menirukan nama hewan yang ada di bukunya.
Sejak kedatangan kami kembali ke Indonesia, kami memperhatikan keriangan kedua anak kami dalam berinteraksi dengan alam sekitar. Salah satu contoh nyatanya adalah saat melihat beberapa hewan yang tidak biasa kami lihat langsung saat tinggal di Auckland.
Pengarang : Roger Pridgy
Penerbit : St Martins Press
Buku ini gambarnya besar, si kakak dan adik senang dengan satu buku ini. Disini mengenalkan soal hewan dari berbagai jenis. Si adik senang mendengar dan melihat hewan, mengikuti kata dan menirukan nama hewan yang ada di bukunya.
Sejak kedatangan kami kembali ke Indonesia, kami memperhatikan keriangan kedua anak kami dalam berinteraksi dengan alam sekitar. Salah satu contoh nyatanya adalah saat melihat beberapa hewan yang tidak biasa kami lihat langsung saat tinggal di Auckland.
Selain itu, kakak memang pernah bilang, kalau saat di Indonesia dia ingin punya peliharaan (pet), yang pada umumnya di Auckland, teman-temannya punya anjing (puppy). Nah setelah berdiskusi dengan si Kakak, dia bisa punya peliharaan berupa ikan atau kura-kura kecil.
Saat di Magelang, kami pun pergi ke pasar ikan. Kakak Azka dan Adnan sangat gembira saat melihat secara langsung berbagai hewan yang ada disana. Akhirnya, kami pun membelikan mereka beberapa ikan dan kura-kura kecil.
Si adik mengikuti kata-kata si kakak saat menyebut kura-kura sebagai turtle dan ikan sebagai fish. Saat ini, Adnan menyebut kura-kura Tatei (turtle) dan is (fish). Beberapa nama hewan lainnya yang bisa Adnan sebutkan antara lain: wom (worm), hos (horse) seperti yang dia lihat di buku yang dibaca mereka.
Label:
Cerita Mama
Literasi Keluarga Hari Pertama : Things That Go Books
Judul Buku : Things That Go
Penerbit : DK
Train..train... tut...tut
Penerbit : DK
Train..train... tut...tut
Ya, kedua anak kami sewaktu kecil sama-sama suka dengan kereta api. Apabila melihat gambar kereta api di buku dan di televisi, serta mendengar suara tut..tut dari kereta, pasti keduanya bilang train... train.. tut..tut.
Apalagi saat ini, Adnan lagi seneng-senengnya dengan kereta api. Untuk melatih kemampuan berbahasanya, kami merangsang Adnan untuk melihat beberapa buku bertemakan kendaraan.
Ada beberapa buku cerita yang kami beli bertemakan kendaraan (vehicles). Setiap halaman didominasi gambar kendaraan dan 1 tulisan (nama kendaraan). Saat membacakan buku ini ke Adnan, kami buka halaman per halaman dengan menyebutkan nama kendaraannya, seperti: Car..... Boat...... Plane..... Tank.... dan tentunya Train.... train ... tut...tut.
Pada halaman bergambar kereta ini, Adnan paling kenceng dan seneng membacanya.
Buku ini gambarnya besar dan jenis kendaraannya banyak jadi si adnan bisa lebih banyak mengenal kata dan warnanya juga menarik buat anak. Si adnan betah bolak balik lihat buku ini.
Buku ini gambarnya besar dan jenis kendaraannya banyak jadi si adnan bisa lebih banyak mengenal kata dan warnanya juga menarik buat anak. Si adnan betah bolak balik lihat buku ini.
Label:
Cerita Mama
Literasi Hari Ke 3 : Mengenal Keluarga
Buku : Mengenal Keluarga
Penulis : Suci Handayani
Penerbit : Saufa
Bulan Desember 2018 yang lalu, disaat sibuk dengan persiapan pulang ke Indonesia, kami masih selalu menyempatkan melakukan stimulasi keterampilan berbahasa anak bungsu kami, Adnan.
Mengenai kemampuan berbahasanya, sebenarnya saat itu, sudah ada beberapa panggilan keluarga yang bisa Adnan ucapkan, seperti kata: Mama, Aya (baca: Ayah), Tata (baca: Kakak).
Nah, jelang kepulangan ke Indonesia untuk pertama kalinya bagi Adnan bertemu dengan keluarga besar, kami terus menstimulasi Adnan untuk mendengar beberapa kata panggilan tambahan lainnya, seperti Nenek, Uti dan Kung untuk panggilan kepada orang tua kami.
Secara perlahan, kami terus mengajarkan ucapan Ne-nek, U-ti, dan Kung saat melakukan video call dengan mereka.
Alhamdulillah, hingga saat perjumpaan dengan keluarga di akhir bulan, Adnan mulai bisa memanggil eyangnya dengan panggilan Ne-ne, Ti dan Cung.
Kali ini buku yang dibacakan adalah soal keluarga agar mereka lebih paham melalui gambar siapa itu kung, uti, tante yang selama ini mereka hanya tahu keluarga adalah mami ayah adik dan kakak. Dengan ilustrasi buku ini mereka bisa menunjuk kalau tua berarti kung dan uti, kalau muda itu tante atau ayah dan ibu.
Buku ini didapat diberikan oleh uti waktu si kakak masih kecil dan disimpan rapi di lemari. Ternyata waktu dulu belum dibaca, sekarang jadi bacaan yang menarik.
Penulis : Suci Handayani
Penerbit : Saufa
Bulan Desember 2018 yang lalu, disaat sibuk dengan persiapan pulang ke Indonesia, kami masih selalu menyempatkan melakukan stimulasi keterampilan berbahasa anak bungsu kami, Adnan.
Mengenai kemampuan berbahasanya, sebenarnya saat itu, sudah ada beberapa panggilan keluarga yang bisa Adnan ucapkan, seperti kata: Mama, Aya (baca: Ayah), Tata (baca: Kakak).
Nah, jelang kepulangan ke Indonesia untuk pertama kalinya bagi Adnan bertemu dengan keluarga besar, kami terus menstimulasi Adnan untuk mendengar beberapa kata panggilan tambahan lainnya, seperti Nenek, Uti dan Kung untuk panggilan kepada orang tua kami.
Secara perlahan, kami terus mengajarkan ucapan Ne-nek, U-ti, dan Kung saat melakukan video call dengan mereka.
Alhamdulillah, hingga saat perjumpaan dengan keluarga di akhir bulan, Adnan mulai bisa memanggil eyangnya dengan panggilan Ne-ne, Ti dan Cung.
Kali ini buku yang dibacakan adalah soal keluarga agar mereka lebih paham melalui gambar siapa itu kung, uti, tante yang selama ini mereka hanya tahu keluarga adalah mami ayah adik dan kakak. Dengan ilustrasi buku ini mereka bisa menunjuk kalau tua berarti kung dan uti, kalau muda itu tante atau ayah dan ibu.
Buku ini didapat diberikan oleh uti waktu si kakak masih kecil dan disimpan rapi di lemari. Ternyata waktu dulu belum dibaca, sekarang jadi bacaan yang menarik.
Label:
Cerita Mama
Langganan:
Postingan (Atom)